Pengembara
Saya pernah bertemu seseorang yang sepertinya waktu dan tempatnya kurang tepat. Kami selalu bertolak belakang. Seperti magnet yang kutubnya searah.
Hi! Welcome to the universe that i made by myself :)
Saya pernah bertemu seseorang yang sepertinya waktu dan tempatnya kurang tepat. Kami selalu bertolak belakang. Seperti magnet yang kutubnya searah.
Kalau kamu mabuk sebab anggur merah, Maka aku oleh wangi kayu yang menguar di setiap kertas dari buku yang kubaca.
Jika kamu bisa mengudara di setiap teguk anggur merah, Maka aku bisa tenggelam pada imaji-imaji di setiap cerita.
Saat kamu hilang ingatan karena mabuknya, Maka aku sebab tokoh yang tidak nyata keberadaannya.
Mungkin kamu berlari pada anggur merah untuk melupakan semesta, Tapi aku pada buku yang ajaib mantranya.
Alam raya, punya seribu juta cara untuk berduka dan bergembira.
Mari rayakan bersama.
Diam-diam gadis itu mengikuti jejak kaki yang berbekas ditumpukan salju. Sebisa mungkin ia memanjangkan kakinya untuk melangkah dan menyamai jejak kaki pria yang berjalan didepannya.
Ibu, aku tidak ingin tumbuh. Semesta terlihat menyeramkan untukku.
Ibu, aku belum siap untuk melihat dunia. Umurku sudah delapan belas, tapi rasanya seperti baru kemarin aku duduk dipangkuanmu.